Serat terkandung di dalam sayur maupun buah-buahan dan sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Terdapat dua macam serat berdasarkan kelarutannya di dalam air, yaitu serat tidak larut dan serat larut. Contoh serat tidak larut dalam air yaitu selulosa dan lignin, yang merupakan bagian dari dinding sel pangan nabati dan banyak ditemukan pada bekatul, kacang-kacangan, kulit buah, dan sayuran. Sedangkan contoh serat larut dalam air yaitu pektin dan gum, yang merupakan bagian dalam dari sel pangan nabati dan banyak terdapat pada buah, sayur, dan psyllium.
Seberapa penting sih peranan serat dalam tubuh kita??!!
Tubuh membutuhkan serat untuk menjaga fungsi normal dari saluran pencernaan. Serat juga diperlukan untuk memperlancar buang air besar, metabolisme lemak (baik kolesterol dan trigliserida), serta mengatur kadar gula darah. HDL = Kolesterol Baik, LDL
Konsumsi serat pangan juga dapat menurunkan terjadinya penyakit degeneratif. Banyak penelitian menunjukkan perbandingan antara kaum vegetarian dan pemakan daging. Umumnya kaum vegetarian memiliki risiko penyakit degeneratif (seperti jantung koroner dan kanker) yang lebih rendah dibandingkan dengan pemakan daging. Umur hidup kaum vegetarian juga relatif lebih panjang.
Oleh karena itu, konsumsi serat makanan dalam porsi yang cukup tidak boleh diabaikan, yaitu sekitar 20-25 gram/ hari. Beras menyumbang 2,1 gram serat, sedangkan kacang-kacangan, hanya 1,1 gram (misalnya kacang panjang, tempe, tahu, kacang hijau, dan kacang merah). Sayur hanya mensuplai 1,2 gram serat (misalnya kangkung, wortel, terong, kol, bayam, buncis, nangka muda, pepaya muda, dan daun singkong). Buah-buahan menyumbang serat sekitar 0,9 gram (misalnya pisang, pepaya, dan jeruk).
Jangan abaikan mengkonsumsi makanan berserat ya..!! Don't forget it!!
